Pasang Behel Gigi Ahli Behel Gigi Jakarta Barat

Pasang Behel Gigi Ahli Behel Gigi Jakarta Barat

Pasang Behel Gigi Ahli Behel Gigi Jakarta Barat

Chat Whatsapp  : 083806412454

Pengalaman Pertama Menggunakan Metal Bracket (Behel Gigi)

sebelumnya perkenalkan, nama saya Rin Rin. Disini saya ingin menceritakan pengalaman saya menggunakan metal bracket untuk pertama kalinya. Sebenarnya sejak awal masuk kuliah, saya sudah merencanakan untuk memasang behel gigi, tapi berhubung perawatan dan biayanya cukup besar, jadi saya menundanya hingga sekarang.

Setelah bertahun-tahun berlalu, sampai saya sudah wisuda, akhirnya saya memberanikan diri untuk memasang behel. Tepatnya kemarin 9 April 2015, saya memasang behel di sebuah klinik gigi di daerah Jakarta Barat.

Sepulang kerja, saya langsung berangkat ke klinik tersebut, ternyata masih ada pasien yang mengantri, jadi saya mencari makan di sekitar klinik tersebut, akhirnya makan di restoran Padang terdekat.

Seminggu sebelumnya, saya sudah ke klinik tersebut, dokter mencetak gigi saya (biayanya 250rb), kemudian ia meminta saya untuk rontgent yang diperlukan ada 2, selain panoramic dan cephalometri (sekitar 200rb). Biaya pemasangan behel gigi 6jt, yang bisa dicicil 2x, sedangkan sikat gigi dan pasta gigi khusus orthodontic seharga 60rb. Cukup banyak menguras tabungan.

Saat saya kembali ke klinik, pertama-tama, dokter membersihkan gigi dulu, kemudian ia menempelkan satu per satu bracket ke gigi saya bagian rahang atas. Setelah itu, ia memasang kawat pada bracket pada gigi geraham saya, kawat itu diputar-putar, dililitkan pada gigi saya. Kemudian, dililitkan satu per satu ke bracket, setelah itu barulah dipasang karet yang warnanya bisa kita pilih. Untuk menghindari kesan ‘anak alay’, saya memilih warna soft pink. (Menurut teman2ku, tiap kunjungan kontrol, pasti akan diminta pilih warna karet, jadi pasti akan nyobain semua warna, so don’t worry about the color :D)

Setelah itu, dokter mengatakan tidak boleh makan-makanan keras, seperti kerupuk, kacang-kacangan, jagung utuh, dan permen karet. Lalu ia juga menjelaskan cara mengosok gigi harus dari atas ke bawah, perlahan-lahan menggunakan sikat gigi khusus orthodontic. Jika terlalu sakit, katanya bisa minum obat p@nadol yg biru. Dan tidak boleh makan selama 1 jam, karna lemnya belum cukup menempel. Semakin lama, daya rekatnya baru akan semakin kuat. Untunglah sebelumnya saya sudah makan nasi padang >_< kalau tidak saya harus menahan lapar sampai jam 8 malam.

Malam harinya, saya menelpon teman yang juga menggunakan behel gigi, bedanya dia sudah memakainya 7 bulan, jadi lebih pengalaman.

Saat itu, karna saya belum beraktivitas makan, jadi saya menertawakannya. Namun, tampaknya keesokannya paginya, yah tepatnya pagi ini, bangun tidur rasanya sakit kepala, dan saya baru merasakan sulitnya makan, ternyata benar-benar harus makan menggunakan langit-langit gigi.. hahaha.

Yah menu sarapan ku pagi ini, nasi yang dimasak lebih lembut, dan sup rumput laut dengan baso vegetarian dengan potongan tomat (tapi tidak bisa mengunyah sama sekali, akhirnya langsung telan saja, hahahaha) dan telur goreng dengan potongan cabai rawit didalamnya. Masih penyesuaian sih, jadi makan menggunakan langit-langit gigi, sambil berlatih mengunyah, tapi pakai gigi depan, soalnya gigi geraham masih nyut-nyutan karna efek kawat giginya.

Begitulah pengalaman hari pertama menggunakan behel gigi.

Behel Bongkar Pasang Gaya atau Bahaya?

Sama seperti lensa kontak, behel atau kawat gigi saat ini juga jadi tren di antara anak muda yang ingin tampil gaya. Bahkan, karena permintaan yang kian membludak, sejumlah ahli gigi berlomba-lomba menawarkan jasa pemasangan behel. Produk behel bongkar pasang berharga murah adalah satu yang paling diminati. Pemasangannya pun relatif mudah.

Ayu Prabuwati (24), mahasiswa perguruan tinggi swasta di Jakarta, sudah 2 bulan ini menggunakan kawat di gigi, yang dipasang oleh seorang ahli gigi yang berpraktik di kawasan Slipi, Jakarta Barat. “Sebenarnya sudah ingin pasang sejak 5 tahun lalu, tapi baru kesampaian sekarang. Di sini, selain lebih murah, hasilnya tidak jauh beda,” jelasnya usai melakukan kontrol gigi.

Selama 2 bulan memakai behel, Ayu mengaku belum ada masalah yang muncul. Awal dipasang, gigi memang lebih sakit, kesulitan makan dan sedikit sariawan. “Kalau sakit pas pemasangan, kan, memang wajar karena gigi belum terbiasa. Tapi, penyesuaiannya enggak lama,” katanya.

Berapa Ayu harus mengeluarkan uang untuk behel nyaitu? Ternyata lumayan murah. “Pasang behel atas bawah cuma Rp 2 juta,” katanya. Asal tahu saja, beberapa klinik gigi mematok harga mulai Rp 7 juta hingga belasan juta untuk pemasangan behel gigi atas dan bawah.

Selain biaya pemasangan, Ayu harus mengeluarkan biaya perawatan sebesar Rp 50 ribu setiap 2 minggu pada saat kontrol. Ini wajib dilakukan agar mendapatkan hasil maksimal.

Hal senada dikisahkan Suhendar (45). Pria yang berpraktek sebagai ahli gigi di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat ini mengaku didatangi banyak pelanggan yang ingin memasang behel. Karena permintaan begitu banyak, Suhendar yang sudah 15 tahun membuat gigi palsu, setahun belakangan mulai melayani pemasangan behel.

Setiap hari, jam praktik yang dibuka mulai jam 10 pagi hingga 9 malam ini dipenuhi para pelanggan yang rata-rata masih anak sekolah atau kuliah. “Sebelum dipasang, harus dilihat dulu bentuk dan struktur gigi pasien. Memang saya tidak melakukan pencabutan gigi, hanya menghitung penanganan yang tepat karena tingkat kesulitan gigi tiap orang berbeda,” jelasnya.

Suhendar mematok harga mulai dari Rp 1,5 juta hinggga Rp 3 juta untuk pemasangan behal di gigi atas-bawah, dan biaya kontrol untuk mengganti karet setiap 2 minggu atau 1 bulan sebesar Rp 35 ribu.

Bongkar Pasang

Jika beberapa orang dipasang behel pada giginya karena alasan kesehatan, beberapa lainnya ternyata memilih “memagari” gigi sekadar untuk gaya-gayaan saja. Produk Behel Bongkar Pasang yang hanya berfungsi sebagai aksesori pun saat ini banyak ditawarkan di sejumlah media online.

Karena desainnya sederhana, behel jenis ini bisa dibongkar dan dipasang sendiri oleh pemiliknya di rumah. Harganya pun jauh lebih murah ketimbang behel betulan, mulai dari Rp 250 ribu per pasang hingga Rp 350 ribu.

Behel aksesoris ini jelas diburu anak-anak muda. Bergaya pun jadi semakin mudah. Tak perlu pula melakukan berbagai jenis perawatan seperti halnya memasang behel sesungguhnya.

Irsyad (16) pelajar Labschool Bandung kelas 12 IPS, sudah menggunakan behel aksesori ini selama sekitar 2 bulan. Tanpa sekalipun menginjakkan kaki ke ruang praktik dokter gigi, Irsyad merasa bisa terlihat lebih keren saat tersenyum. “Murah, cuma Rp 250 ribu perpasang. Tidak perlu tersiksa saat makan, dan kalau sedang tidak mau pakai, ya, tinggal dilepas saja. Memasangnya juga mudah karena ada pengaitnya,” jelasnya.

Namun, menurut Irsyad, dirinya tetap berhati-hati saat memasang behel karena apabila salah menggunakannya dan tidak sesuai dengan cara pemakaiannya, bisa menyebabkan gusi berdarah. “Ada temen yang salah pasang dan terbalik, jadi gusinya berdarah. Tapi, setelah digunakan dengan benar, enggak akan apa-apa. Gampang banget pakainya, cuma harus hati-hati aja,” ujarnya.

Dari mana behel bongkar pasang ini berasal? Cek saja jejaring sosial Facebook, lalu ketik kata “behel” di engine search. Berbagai toko online yang menyediakan behel aksesori ini akan bermunculan. Behel Gigi Ku, Dental Behel Lullaby dan Karet Behel hanyalah sebagian kecil dari toko-toko online yang menjual behel aksesori ini.

Telp/SMS/Whatsapp :

Pak hambali 085711372272

Email : konsultaninfo@gmail.com

Sukabumi : Jl. Raya Sukabumi, Pd. Kaso Landeuh, Parung Kuda, Sukabumi, Jawa Barat 43357 085780053300

Kami Melayani Delivery Order Wilayah Jabodetabek. Anda cukup telepon, Kami respon datang ke tempat anda.

Hesti (23), mahasiswi asal Bogor adalah salah satu reseller penjual behel bongkar pasang. Ia mengaku sudah berjualan behel aksesori sejak 3 bulan lalu karena tertarik dengan cara pemakaiannya yang praktis dan cukup murah. Peluang bisnis ini segera ditangkapnya. “Banyak yang pesan, sampai ke luar kota segala, lho,” tegasnya.

Pasang Behel Gigi Ahli Behel Gigi Jakarta Barat
Pasang Behel Gigi Ahli Behel Gigi Jakarta Barat

Baca Juga Informasi:Behel Gigi Jakarta

Hesti juga menggunakan jasa jejaring sosial untuk ajang promosi. “Tinggal upload foto, pesanan banyak datang,” tuturnya. Selama berjualan, tak ada keluhan diterimanya dari pelanggan. “Mungkin karena cuma buat gaya-gayaan, jadi tidak dipakai terus-terusan.”

Behel Gigi Jakarta

pasang kawat gigi jakarta barat,

pasang behel gigi di jakarta barat,

pasang kawat gigi di jakarta barat,

pasang kawat gigi murah jakarta barat,

pasang behel gigi murah di jakarta barat,

harga pasang kawat gigi jakarta barat,

pasang kawat gigi murah di jakarta barat,

pasang behel murah di dokter gigi jakarta barat,

dokter gigi pasang behel jakarta barat,

dokter gigi pasang behel murah jakarta barat

pasang behel di dokter gigi jakarta barat

harga pasang behel di dokter gigi jakarta barat

One thought on “Pasang Behel Gigi Ahli Behel Gigi Jakarta Barat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: